Kegiatan penutupan ini menjadi akhir dari beberapa pertemuan yang sebelumnya telah dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan dan pelestarian budaya tradisional kompangan kepada generasi muda.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Kaprodi PGMI UIN Jambi, Ibu Dr. Nasyariah Siregar, M.Pd, yang terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga berada di bawah arahan Ibu Firstly Mardhatillah, M.Pd selaku penanggung jawab Sanggar Gentara yang turut mendukung keberlangsungan program hingga selesai.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dipimpin oleh Sandi Ahmad selaku Ketua Devisi Kompangan bersama Birul Walidin sebagai Wakil Ketua Devisi Kompangan yang mengoordinasikan anggota selama rangkaian program berlangsung. Mereka bersama seluruh anggota berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi manfaat edukatif bagi anak-anak di lingkungan masjid.
Acara penutupan berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Kegiatan diawali dengan salam pembuka dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan latihan serta penampilan kompangan bersama anak-anak yang telah mengikuti pembinaan sejak pertemuan pertama. Suasana kebersamaan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, terutama saat anak-anak mulai menunjukkan kemampuan memainkan pukulan dasar kompangan dengan lebih percaya diri.
Selama program berlangsung, antusiasme anak-anak dan masyarakat sekitar terus meningkat. Pengurus masjid dan para jamaah memberikan respon positif serta apresiasi kepada Devisi Kompangan Sanggar Gentara karena telah menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan mampu menumbuhkan minat anak-anak terhadap budaya tradisional.
Melalui program ini, mahasiswa PGMI UIN Jambi berharap budaya kompangan dapat terus dikenal dan dilestarikan oleh generasi muda, khususnya generasi alpha. Selain menjadi wadah pembelajaran budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat sekitar.
Meskipun rangkaian kegiatan “Kompangan Goes To Masjid” telah resmi ditutup, Devisi Kompangan Sanggar Gentara berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di masa mendatang dengan jangkauan yang lebih luas dan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

