Acara EduArt Festival PGMI Angkatan 2023 Semester 6 secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi penyelenggaraan EduArt Festival sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta hasil pembelajaran yang telah mereka kembangkan selama perkuliahan. Menurut beliau, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang unjuk karya di lingkungan kampus, tetapi juga perlu diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai bukti bahwa mahasiswa PGMI memiliki kompetensi, kreativitas, dan kemampuan yang layak untuk ditampilkan kepada publik. Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan semakin berkembang sebagai media promosi potensi mahasiswa sekaligus memperkuat citra Program Studi PGMI.
Mengusung konsep pameran dan pertunjukan dalam satu rangkaian acara, EduArt Festival menghadirkan beragam penampilan seni yang memukau, seperti pertunjukan silat, tari tradisional, hadrah, musik, drama, dan berbagai pertunjukan kreatif lainnya. Di sisi lain, mahasiswa juga menampilkan hasil praktik mata kuliah Edupreneurship melalui berbagai stan produk pendidikan yang dirancang secara inovatif.
Berbagai produk yang dipamerkan meliputi media pembelajaran digital, buku edukatif, layanan bimbingan belajar, media pembelajaran konvensional yang kreatif, hingga beragam inovasi pendidikan lainnya yang dirancang sebagai solusi pembelajaran bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menunjukkan kemampuan berkarya, tetapi juga mengembangkan jiwa kewirausahaan yang relevan dengan profesi guru di masa depan.
Kolaborasi antara seni pertunjukan dan edupreneurship menjadi daya tarik tersendiri dalam penyelenggaraan festival. Konsep ini memberikan ruang bagi mahasiswa PGMI untuk menunjukkan kompetensi mereka dalam berbagai bidang, mulai dari seni, pendidikan, kreativitas, kepemimpinan, hingga inovasi produk. EduArt Festival menjadi bukti bahwa calon guru tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga mampu berkreasi, berinovasi, dan menciptakan karya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.
Konsep kolaboratif ini mendapat apresiasi dari Sekretaris Program Studi PGMI, Ibu Muhaiminah Jalal, M.Pd. Menurut beliau, kegiatan seperti EduArt Festival merupakan inovasi yang sangat positif karena mampu mengintegrasikan capaian pembelajaran dari berbagai mata kuliah ke dalam sebuah kegiatan nyata. Beliau berharap EduArt Festival dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan konsep yang semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Harapan serupa juga disampaikan oleh para peserta kegiatan. Mereka menginginkan agar EduArt Festival tidak berhenti pada angkatan ini, tetapi dapat menjadi agenda berkelanjutan yang terus diwariskan kepada generasi mahasiswa PGMI berikutnya sebagai wadah untuk menyalurkan kreativitas dan mengembangkan potensi.
Kegiatan EduArt Festival turut mendapat dukungan penuh dari pimpinan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Acara ini dihadiri oleh Ketua Program Studi di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, para dosen PGMI, serta sivitas akademika yang turut memberikan apresiasi dengan mengunjungi dan membeli berbagai produk hasil karya mahasiswa pada stan Edupreneurship.
Tidak hanya itu, kemeriahan festival juga semakin terasa dengan kehadiran stan make up serta seni lukis dari Sanggar Gentara yang ikut berpartisipasi memeriahkan acara. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadikan EduArt Festival sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan seni, pendidikan, kreativitas, dan kewirausahaan dalam satu panggung inspiratif.
Melalui EduArt Festival, mahasiswa PGMI membuktikan bahwa calon pendidik tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, berkarya secara kreatif, serta membangun semangat kolaborasi yang menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia pendidikan di masa depan.
