Jum’at 14 November 2025 secara daring. Kegiatan ini menghadirkan Dosen Tetap prodi PGSD dari kampus Universitas Bengkulu yakni Yuli Amaliyah, M.Pd.I yang juga mengampu mata kuliah terkait asesmen dalam pembelajaran dalam kurikulum Merdeka.
Acara ini diikuti mahasiswa/I prodi PGMI semester V yang merupakan bagian dari pertemuan perkuliahan mata kuliah Pembelajaran Tematik MI/SD yang diampu oleh Ika Aryastuti Hasanah, M.Pd dosen PGMI UIN STS Jambi. Peserta dalam kegiatan Dalam sambutannya (ika) menyampaikan pentingnya menghadirkan perspektif baru dalam asesmen pembelajaran. Mahasiswa PGMI sebagai calon guru dituntut tidak hanya mampu melakukan asesmen, tetapi juga menjadikan hasil asesmen sebagai dasar refleksi untuk memperbaiki proses belajar mengajar.
Yuli Amaliyah, M.Pd.I menekankan bahwa asesmen pada Kurikulum Merdeka bukan sekadar alat untuk mengukur hasil akhir, tetapi sarana untuk memahami proses belajar siswa secara lebih utuh. “Penilaian harus menggiring guru untuk melakukan refleksi, memetakan kebutuhan belajar siswa, dan mengambil keputusan instruksional yang lebih tepat,” ujar narasumber.
Kegiatan ini diisi diskusi interaktif dan studi kasus yang memberikan gambaran nyata tentang bagaimana guru SD/MI dapat memanfaatkan asesmen diagnostik, formatif maupun sumatif (asesmen for-as-of Learning) untuk membangun budaya reflektif di kelas. Para mahasiswa PGMI terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab, terutama terkait praktik asesmen yang berpihak pada peserta didik dan strategi memberikan umpan balik yang konstruktif.
Ketua Prodi PGMI menyampaikan bahwa penyelenggaraan Visiting Lecturer ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa sebagai calon guru, sekaligus memperkuat kompetensi pedagogik yang relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. “Kami berharap mahasiswa mampu memahami bahwa asesmen bukan hanya angka, tetapi bagian penting dalam membentuk proses pembelajaran yang humanis dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari mahasiswa serta foto Bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PGMI semakin siap menerapkan asesmen yang bermakna, reflektif, dan mendukung tumbuhnya pembelajaran yang lebih mendalam di SD/MI ungkap Ika Aryastuti Hasanah dalam closing statement nya.
Acara ini diikuti mahasiswa/I prodi PGMI semester V yang merupakan bagian dari pertemuan perkuliahan mata kuliah Pembelajaran Tematik MI/SD yang diampu oleh Ika Aryastuti Hasanah, M.Pd dosen PGMI UIN STS Jambi. Peserta dalam kegiatan Dalam sambutannya (ika) menyampaikan pentingnya menghadirkan perspektif baru dalam asesmen pembelajaran. Mahasiswa PGMI sebagai calon guru dituntut tidak hanya mampu melakukan asesmen, tetapi juga menjadikan hasil asesmen sebagai dasar refleksi untuk memperbaiki proses belajar mengajar.
Yuli Amaliyah, M.Pd.I menekankan bahwa asesmen pada Kurikulum Merdeka bukan sekadar alat untuk mengukur hasil akhir, tetapi sarana untuk memahami proses belajar siswa secara lebih utuh. “Penilaian harus menggiring guru untuk melakukan refleksi, memetakan kebutuhan belajar siswa, dan mengambil keputusan instruksional yang lebih tepat,” ujar narasumber.
Kegiatan ini diisi diskusi interaktif dan studi kasus yang memberikan gambaran nyata tentang bagaimana guru SD/MI dapat memanfaatkan asesmen diagnostik, formatif maupun sumatif (asesmen for-as-of Learning) untuk membangun budaya reflektif di kelas. Para mahasiswa PGMI terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab, terutama terkait praktik asesmen yang berpihak pada peserta didik dan strategi memberikan umpan balik yang konstruktif.
Ketua Prodi PGMI menyampaikan bahwa penyelenggaraan Visiting Lecturer ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa sebagai calon guru, sekaligus memperkuat kompetensi pedagogik yang relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. “Kami berharap mahasiswa mampu memahami bahwa asesmen bukan hanya angka, tetapi bagian penting dalam membentuk proses pembelajaran yang humanis dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari mahasiswa serta foto Bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PGMI semakin siap menerapkan asesmen yang bermakna, reflektif, dan mendukung tumbuhnya pembelajaran yang lebih mendalam di SD/MI ungkap Ika Aryastuti Hasanah dalam closing statement nya.
